Setyanto P. Santosa
|
Ditulis oleh Setyanto P. Santosa
|
|
Sabtu, 02 November 2002 |
“ ….. karena Bali adalah lambang Indonesia yang terbuka,
Indonesia yang bangga akan diri namun tak membenci apa
yang asing. Karena Bali adalah bagian penting dari kebinekaan
Indonesia yang tak ternilai. Karena Bali adalah sebuah bukti
bahwa berbeda-beda adalah anugerah Yang Maha Agung,
Rakhmat Sang Pencipta ……..”
(Kelompok Solidaritas Bali dalam “Pernyataan Kuta”, 2 Nopember 2002) |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Setyanto P. Santosa
|
|
Kamis, 14 Pebruari 2002 |
PENDAHULUAN
Berbagai organisasi internasional antara lain PBB, Bank Dunia dan World Tourism Organization (WTO), telah mengakui bahwa pariwisata merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia terutama menyangkut kegiatan social dan ekonomi. Diawali dari kegiatan yang semula hanya dinikmati oleh segelintir orang-orang yang relatif kaya pada awal abad ke-20, kini telah menjadi bagian dari hak azazi manusia, sebagaimana dinyatakan oleh John Naisbitt dalam bukunya Global Paradox yakni bahwa “w here once travel was considered a privilege of the moneyed elite, now it is considered a basic human right. Hal ini terjadi tidak hanya di negara maju tetapi mulai dirasakan pula di negara berkembang termasuk pula Indonesia. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Setyanto P. Santosa
|
|
Rabu, 11 Oktober 2000 |
An Assessment of What Governments Can Do To Support the Emergence of New Technologies and New Access Opportunities*
Background Information Communications and Technology (ICTs) through its products i.e. internet, has rapidly grown to cover the world. Everyday more computers attach to existing networks and every computer adds to the user base- at least two hundreds millions of people are interconnected today. We are seeing a revitalization of society. The framework are beings redesigned from the bottom up. A new more democratic world is becoming possible. The internet has immeasurably increased the quality of life. It seems to open a new lease on life for people. Social connection which never before were possible, or relatively hard to achieve, are now facilitated by the internet. Geography and time are no longer boundaries. Social limitations and conventions no longer prevent potential friendships or partnerships. A new world of connections between people- either privately from individual to individual or publicly from individuals to the collective mass of many in the internet is possible. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Setyanto P. Santosa
|
|
Selasa, 30 Mei 2000 |
- Two rapidly growing trends – globalization and technological innovations – are having an enormous impact on the way business is conducted. For our purpose , let me simplify the convergence of telecommunications, information technology and multimedia by focusing on its applications i.e. internet especially electronic commerce (E-Commerce), with its impacts to the private sectors especially its benefits and opportunity.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Setyanto P. Santosa
|
|
Selasa, 12 Oktober 1999 |
- Mengamati kondisi perekonomian Indonesia dalam dua tahun terakhir ini diperoleh kesan adanya hal yang memprihatinkan, yakni dimana besarnya hutang pemerintah Indonesia selama tiga dekade ternyata membawa Repubik ini kepada suatu permasalahan yang sangat rumit untuk dapat menyelesaikannya Sementara itu kinerja dan daya saing badan usaha nasional makin menurun, ditandai dengan makin tingginya biaya-biaya yang terkait dengan proses produksi terutama bahan baku yang berasal dari impor.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Hasil 10 - 17 dari 17 |