Jumat, 05 Desember 2008
Artikel Terkini
Artikel Populer
Mohammad Sadli
KUNJUNGAN PRESIDEN KE AMERIKA DAN SOAL PLN PDF Cetak
Penilaian pengunjung: / 7
Ditulis oleh M. Sadli   
Senin, 30 Mei 2005
(Business News, Senin, tanggal 30 Mei 2005)

Dua peristewa minggu lalu patut diberi komentar.  Pertama adalah kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Washington DC. Bisa dipertanyakan, apa perlunya Presiden berkunjung ke George Walker Bush karena kebijakan Presiden AS itu tidak populer di mata semua warga Indonesia, terutama diantara sebagian umat Islamnya?  Jawabnya adalah bahwa Presiden RI harus menjalankan kebijaksanaan nasional yang menguntungkan kepentingan nasional secara keseluruhan, berdasarkan akal sehat dan hati nurani sang presiden, dan tidak hanya melayani kepentingan atau sentimen sebagian masyarakat. 

Baca selengkapnya...
KERJASAMA EKONOMI ASIA DAN POSISI INDONESIA PDF Cetak
Penilaian pengunjung: / 235
Ditulis oleh M. Sadli   
Rabu, 25 Mei 2005
(Harian Kompas, Rabu 25 Mei 2005).

Tiap kali kita baca adanya perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement, FTA) yang regional atau bilateral, misalnya terakhir ini antara Jepang dan Malaysia, kami merasa cemas.  Sikap Indonesia seharusnya bagaimana?  Membiarkan hal-hal demikian berlalu dan Indonesia tetap menjaga pasar dalam negerinya dalam semangat splendid isolation?  Atau merasa cemas Indonesia bisa ketinggalan sepor kalau tidak ikut-ikut?   Sikap Pemerintah RI pun mendua, di satu fihak Presiden sibuk sekali meningkatkan profil internasionalnya dan menyatakan ingin bekerja sama dengan semua negara berteman, di lain fihak, Indonesia juga terkenal dengan sikapnya yang sangat proteksionis dan nasionalistik, cenderung mengukung diri.
Baca selengkapnya...
APA MASALAH BANK BUMN DAN BKPM? PDF Cetak
Penilaian pengunjung: / 23
Ditulis oleh M. Sadli   
Senin, 23 Mei 2005
(Business News, Senin, tanggal 23 Mei 2005)


Dua berita minggu yang lalu yang patut mendapat tanggapan adalah kredit macet di Bank Mandiri, dan BKPM yang mendapat pimpinan baru.  Bank Mandiri adalah bank yang terbesar dan bank BUMN.  Sektor perbankan di Indonesia mengalami transformasi sejak krisis besar tahun 1997.  Krisis ini pun sebagian besar disebabkan oleh sektor perbankan yang telah mengalami kemajuan besar sekali sejak liberalisasi di pertengahan dasawarsa delapanpuluhan.  Deregulasi dan liberalisasi (syarat-syarat untuk mendirikan bank sangat dikurangi) telah menambah jumlah bank yang mendadak menjadi besar sekali.  Tetapi, korban pertama adalah pengawasan dari Bank Indonesia yang tidak mampu bertindak tegas.

Baca selengkapnya...
TEAM INDONESIA BANGKIT SERANG
TEAM EKONOMI PEMERINTAH
PDF Cetak
Penilaian pengunjung: / 4
Ditulis oleh M. Sadli   
Senin, 16 Mei 2005
(Business News, Senin, 16 Mei 2005)
Minggu yang lalu, kelompok ekonom di bawah bendera “Team Indonesia Bangkit” menggelar diskusi, mengundang pers dan menyerang team ekonomi Pemerintah.  Acaranya diliput oleh surat-surat kabar besar esok harinya, Selasa, 10 Mei.  Terbaca di harian Kompas di halaman 14 dengan judul “Parsial, Kebijakan Kabinet Ekonomi”, harian Investor Daily memasangnya di halaman pertama dengan judul “TIB: Kinerja Menteri Ekonomi Tidak Perform”, dan s.k. Bisnis Indonesia di halaman 2 dengan judul “Tim ekonomi dinilai lemah kelola makro ekonomi”.
Baca selengkapnya...
DUA BERITA YANG SANGAT MELEGAKAN PDF Cetak
Penilaian pengunjung: / 9
Ditulis oleh M. Sadli   
Senin, 09 Mei 2005
(Business News, Senin, 9 Mei 2005).


Minggu yang lalu ada dua berita yang sangat melegakan. Pertama, adalah angka inflasi bulanan (April) yang sangat rendah, yakni 0,31%.  Perkembangan ini sangat penting karena membuktikan bahwa perkiraan pemerintah mengenai dampak kenaikan harga BBM di bulan Maret 2005 relatip kecil.  Para ekonom yang berpihak kepada pemerintah (antara lain Dr. Chatib Basri) dulu memperkirakan dampak kenaikan harga BBM ini once over (sekali saja) dan tambahannya 1-2% terhadap angka inflasi tahunan.  Berdasarkan argumen ini maka pemerintah dan Bank Indonesia memperkirakan inflasi 2005 sekitar 7%, hanya sekitar satu persen lebih tinggi daripada tahun 2004.  Pada umumnya, masyarakat dan sebagian media kurang percaya.  Ada kelompok ekonom yang memprediksikan pengaruh inflasi ini lebih tinggi daripada 3%, bahkan ada pakar dari Biro Pusat Statistik yang melemparkan angka sekitar 10%.

Baca selengkapnya...
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 46 - 54 dari 130
Menu Utama
Home
Adi Harsono
Ali Khomsan
Eddy Satriya
Hadi Soesastro
J Soedradjad D.
Jack M. Niles
Mari Pangestu
Mohammad Sadli
Myra Sidharta
Saparinah Sadli
Setyanto P. Santosa
Shanti L.P.
Tanri Abeng
Lain-lain
Katalog
Artikel
Biografi
Arsip Lama
CPF Luhulima
Desi Anwar
Hadi Soesastro
Iwan Jaya Azis
Jafar Basri
M. Sadli
Mira Sidharta
Sri Mulyani Indrawati
- - - - - - -
Bulletin Kadin
Yay. Padi & Kapas
Artikel/Info Terkait
© Copyright 2005, Pacific Link

Go to the www.pacfiic.net.id Kumpulan Artikel BIOGRAFI