|
Ditulis oleh Ali Khomsan
|
|
Senin, 20 Mei 2002 |
|
Seorang ekskutif muda mengaku bahwa dia merasa terbantu daya ingatnya setelah minum ginkgo biloba. Sementara seorang Bapak menyatakan bahwa anak-anaknya yang masih sekolah juga rajin mengkonsumsi ginkgo biloba, dengan harapan agar mereka bisa lebih mudah mengikuti pelajaran di sekolah karena ginkgo biloba akan melancarkan peredaran darah di otak. Sejauh mana ginkgo biloba ini penting bagi kaum muda? Dan benarkah dengan minum ginkgo biloba, maka daya ingat menjadi lebih tajam? |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Ali Khomsan
|
|
Rabu, 15 Mei 2002 |
|
Di Amerika Serikat lebih banyak wanita meninggal karena penyakit jantung dibandingkan karena kanker. Dan penyakit jantung ini lebih berisiko bagi wanita yang telah mengalami menopause (berhenti menstruasi). Pada saat menopause, hormon estrogen menurun tajam dan peluang menderita penyakit jantung semakin meningkat. Mekanisme estrogen di dalam melindungi jantung adalah karena efek proteksi yang ditimbulkannya. Dalam publikasinya Heart Fitness for Life Mary P McGowan MD menuliskan bahwa estrogen akan meningkatkan kolesterol HDL (baik) dan menurunkan kolesterol LDL (jahat). Kolesterol LDL ini akan menimbulkan plak di dalam darah tetapi dengan kehadiran HDL yang tinggi yang berperan sebagai tukang sapu maka plak-plak yang mulai menempel akan dibersihkan. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Ali Khomsan
|
|
Rabu, 01 Mei 2002 |
|
Kata coklat berasal dari xocoatl (bahasa suku Aztec) yang berarti minuman pahit. Suku Aztec dan Maya di Mexico percaya bahwa Dewa Pertanian telah mengirimkan coklat yang berasal dari surga kepada mereka. Cortes kemudian membawanya ke Spanyol antara tahun 1502-1528, dan oleh orang-orang Spanyol minuman pahit tersebut dicampur gula sehingga rasanya lebih enak. Coklat kemudian menyebar ke Perancis, Belanda dan Inggris. Pada tahun 1765 didirikan pabrik coklat di Massachusetts AS. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Ali Khomsan
|
|
Kamis, 25 April 2002 |
|
Konsumsi susu rata-rata penduduk Indonesia adalah 5,10 kg/kap/th (1998). Ini berarti terjadi penurunan dibandingkan angka konsumsi sebelum krisis ekonomi yang mencapai 6,99 kg (1995), 5,72 kg (1996), dan 5,25 kg (1997). Susu adalah minuman bergizi yang mengandung protein 3,2% dan kaya akan mineral kalsium (143 mg/100 g susu). Dengan konsumsi yang masih relatif rendah ini, maka kontribusi susu terhadap intake protein asal ternak adalah 10% (Catatan: kontribusi daging 73% dan kontribusi telur 17%). |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|