|
Ditulis oleh Adi Harsono
|
|
Senin, 23 Juli 2007 |
 IBAS Monthly 1 Juli 2007 (IBAS Monthly, 1 Juli 2007)
Empat tahun yang lalu kami pernah diundang untuk suatu diskusi strategis di Beijing. Lawan kami adalah para pakar tua suatu lembaga strategis pemerintah China. Pertanyaan kami saat itu kepada mereka adalah: Taiwan dan menguasai pulau Taiwan bila propinsi itu menyatakan kemerdekaan melepaskan diri dari RRT ? Tentu saja dengan syarat perang tersebut tidak banyak menimbulkan korban manusia.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Adi Harsono
|
|
Jumat, 23 Juli 2004 |
|
Kami nonton karya baru Michael Moore ini justru di gedung bioskop Amerika, tepatnya di kota Los Angeles minggu lalu. Merupakan pengalaman tersendiri menonton filem anti pemerintah Bush di tengah penonton yang hampir semuanya orang Amerika. Inilah kisah sebuah filem pemenang hadiah Festival Film Cannes 2004. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Adi Harsono
|
|
Kamis, 20 April 2000 |
|
Negara ini selalu menjadi perhatian dunia,dia dibenci, dicemburui, ditakuti sekaligus dikagumi. Dia dicurigai baik oleh negara adikuasa maupun negara-negara Asia, walaupun di abad 20 dia tidak pernah menjajah negara lain. Negara ini pernah diremehkan oleh Soeharto dan menteri-menteri Indonesia. Negara ini memang penuh pontensi juga kontroversi. Negara yang memiliki sejarah peradababan tertua, bahkan tercatat dalam kitab suci untuk dijadikan tempat menimba ilmu. Inilah Negeri Naga, bukan lagi negara tirai bambu seperti yang kita ketahui sebelumnya... |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Adi Harsono
|
|
Senin, 17 April 2000 |
|
Belum pernah anggota-anggota OPEC demikian kompak dan patuh terhadap keputusan bersama 11 bulan yang lalu. Sekali lagi OPEC menunjukkan kepada dunia bahwa mereka dapat melakukan sesuatu untuk mempengaruhi harga minyak mentah demi kepentingan negara anggota bersama. Tapi bisakah harga minyak mentah turun tahun 2000 ini? Tindakan apa yang akan dilakukan oleh negara-negara komsumen terutama Amerika? |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Adi Harsono
|
|
Jumat, 31 Maret 2000 |
|
Kembali lagi ke kota Shanghai, ini sudah ke-tiga kalinya. Penerbangan dari Beijing sangat mulus dengan pesawat Boeing 747-400 yang lebar dan nyaman. Hanya makanan di dalam pesawat termasuk 'seenaknya' saja. Saya hanya bisa telan satu roti saja, dan terpaksa minta bir karena jus jeruk dan coca colanya manis sekali, jangan-jangan dicampur ajinomoto... |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
|